Main di Kidzania, Tempat Liburan Favorit Gadis Kecilku

Kidzania Role Model

Pernah dengar Kidzania ? Mungkin sebagian besar sudah pernah dengar. Bagi yang belum, Kidzania adalah wahana permainan menirukan pekerjaan orang dewasa buat anak – anak. Versi mainan anak – anak jaman dulu untuk anak – anak jaman sekarang, tapi dengan biaya masuk yang mahaaaalllll banget.

Ingat dulu di jaman tahun 80 – 90 an (jaman masa saya anak – anak), yang anak perempuan masak – masakan dan jual – jualan dari bahan aneka tumbuhan, yang anak laki – laki perang – perangan atau naik kuda dari pelepah pisang. Menurut saya, Kidzania hampir sama seperti itu. Anak – anak berperan jadi penjual, wartawan, dokter, pemadam kebakaran dll.

Seingat saya, gadis kecilku sudah 3x ke Kidzania, padahal rumah kami bukan di Jakarta, tapi di Surabaya. Saat masih SD, setiap liburan panjang, minta main ke Jakarta hanya untuk bisa mengunjungi Kidzania dan Taman Mini Indonesia Indah. Untung 2 liburan panjang terakhir adalah bulan puasa, jadi tidak ke Kidzania.

Pertama kali ke Kidzania, saya dikejutkan dengan antrean yang sangat panjang. Kami datang pagi pukul 8:30 dan menurut jadwal, sesi pagi Kidzania adalah pukul 09:00 – 14:00. Wah sudah panik, terlambat masuk, rugi waktu. Eh…ternyata antrian panjang adalah antri beli tiket Kidzania. Kami sudah beli tiketnya melalui pemesanan online Kidzania. Reservasi tiket Kidzania bisa dicek disini, tiket.com, pilih Event > Kidzania atau reservasi kidzania. Di reservasi website Kidzania lebih ribet, karena hanya bisa bayar lewat kartu kredit dan email (pengalaman pribadi). Lebih ringkas dengan tiket.com.

Pada saat high season, seperti long weekend, musim liburan sekolah, lebih baik pesan tiket Kidzania melalui reservasi online di web Kidzania atau agennya. Pengalaman saya, saat high season, antrian beli tiket sangat panjang. Kasihan anak – anak, akhirnya kecapekan antri tiket.

Kidzania dibagi 2 sesi saat liburan, 1 tiket untuk 1 sesi. Artinya, setiap sesi permainan dimulai pukul 09:00 pada sesi pagi dan pukul 15:00 pada sesi sore. Pada saat sesi selesai, semua harus keluar. Jadi jangan sampai terlambat, akan rugi menikmati permainan di dalam Kidzania.

Dalam 1 sesi, gadis kecilku bisa bermain di 7 – 9 tempat, tergantung antrian tiap tempat permainan. Di saat high season seperti liburan sekolah, antrian tiap booth permainan sangat panjang. Jadi pintar – pintar cari permainan yang tidak antri panjang, agar bisa menikmati banyak permainan. Setiap permainan ada aturan minimal usia dan maksimal anak yang mengikuti. Lebih baik membawa anak yang sudah berusia di atas 6 tahun, sudah bisa mengikuti hampir semua permainan. Setiap kali kunjungan kami, selalu ada permainan baru yang dulunya belum ada.

Antri di Kidzania

(Atas : Antrian panjang di Kidzania)

Main di Kidzania

(Atas : Jadi wartawan)

Permainan apa saja, bisa langsung dicek di web Kidzania.

Setiap masuk ke Kidzania akan digeledah oleh petugas, untuk cek membawa makanan minuman dari luar atau tidak. Setiap barang bawaan akan discan, jadi akan tetap ketahuan bila membawa makanan minuman dalam tas. Siapkan uang lebih untuk membeli makanan di dalam bila anak lapar.

Tempat permainan favorit dari gadis kecilku adalah yang berhubungan dengan masak, seperti Pabrik Kue, Pabrik Coklat, Pabrik Mie dan berhubungan dengan Nursery (yang menggunakan boneka sebagai ganti bayi). Kata Kakek Neneknya, “Main masak – masakan dan boneka aja kok jauh jauh dan bayar mahal”…..hehehe…benar juga sih.

Liburan sekolah kali ini juga akan ke Jakarta…mudah – mudahan tidak minta ke Kidzania lagi…sekarang tambah mahal tiketnya.