Investasi Reksadana Saham

Apa itu reksadana ?

Dalam bahasa inggris, mutual fund. Reksadana adalah gabungan beberapa instrumen keuangan yang dijalankan seorang manajer investasi. Bila reksadana tersebut adalah reksadana saham, maka instrumen keuangannya adalah saham. Saham apa saja, kita, sebagai pembeli reksadana saham, tidak tahu. Kadang – kadang sebagai pembeli bisa tahu dari nama reksadananya, misalnya bila reksadana syariah, artinya saham saham yang dibeli manajer investasi adalah saham yang tidak melanggar aturan syariah.

Mengapa reksadana ?

Banyak instrumen investasi lain. Mestinya yang paling aman adalah property dan saya juga investasi property, tetapi investasi property membutuhkan modal dan meski tanpa modal tetapi harus dengan pinjaman tetap butuh jaminan tempat kerja dsb.

Mengapa juga bukan logam mulia ? Logam mulia mempunyai harga yang stabil, tapi bukan berarti tidak turun. Logam mulia juga pernah turun tetapi tidak banyak. Kenaikan pun stabil tetapi tidak setinggi hasil dari investasi reksadana saham.

Di antara investasi yang high risk dan yang low risk, reksadana saham menurut saya berada pada titik tengah. Dibandingkan dengan investasi yang high risk, seperti valas, saham, investasi reksadana mempunyai resiko lebih rendah. Bila dibandingkan dengan investasi yang low risk, seperti properti dan logam mulia, reksadana saham mempunyai resiko lebih tinggi.

Bagaimana dengan hasil dari reksadana saham ?

Dimana – mana istilah resiko tinggi, hasil besar terjadi. Demikian pula dengan reksadana saham, bila dibanding valas atau saham, hasilnya masih lebih rendah. Tetapi bila dibandingkan dengan logam mulia, masih lebih tinggi.

Apa keuntungan dari reksadana saham ?

  1. Tidak perlu modal besar, berapapun bisa ditabung sebagai reksadana. Ada istilah NAB/UP, kepanjangan dari Nilai Aktiva Besrih per Unit Penyertaan. Tapi untuk mudahnya, ini adalah harga reksadana, bisa naik turun setiap hari
  2. Tidak perlu tahu tentang analisa saham. Para investor saham, mereka mengetahui analisa saham, analisa teknikal maupun analisa fundamental. Selain itu, masih harus menganalisa pasar juga. Bila investasi reksadana saham, cukup tahu kondisi perekonomian Negara dan dunia secara umum. Bila ekonomi naik, reksadana saham juga cenderung naik. Bila ekonomi turun, reksadana saham ikut turun.

 

Kapan waktu yang tepat mulai berinvestasi reksadana saham ?

Sales reksadana akan selalu bilang, mumpung naik, belilah reksadana saham. Atau mumpung lagi turun, harga reksadananya diskon.

Jangan ikut – ikutan. Menurut saya, waktu terbaik untuk membeli reksadana saham adalah saat ekonomi turun, yang artinya saham turun, tetapi sudah mulai naik lagi yang menunjukkan pemulihan perekonomian.

Kapankah itu ? Saat ini bisa dibilang saat yang tepat untuk membeli reksadana saham. Saham di awal tahun 2016 mengalami penurunan yang sangat besar, tetapi saat ini sudah naik kembali, tetapi belum mencapai seperti saat sebelum saham turun.