Belajar jualan online dengan bisnis dropship di Tokopedia

Tulisan ini sebagai catatan kecil untuk belajar bisnis dropship Tokopedia. Awal bulan Februari, saya mencoba membuat akun jualan Tokopedia dan saya upload sekitar 400 item dari toko orang lain dan tentunya setelah saya naikkan harganya sekitar 10% – 20%, istilahnya mulai berbisnis online sebagai dropshiper.

Saat saya mulai menulis, saya hanya punya 1 toko online dropshipping aktif selama 2 minggu di tokopedia. Dalam waktu itu, sudah ada penjualan sekitar 25-30 item keuntungan bersih sekitar 300rb-400rb rupiah, lumayan bukan ?

Barang semua saya ambil dari akun tokopedia orang lain, saya cari barang yang laris dan murah, yang kemungkinan besar supplier. Hmm, seandainya saya punya 10 toko ya…mimpi dulu 🙂

Kalo dipikir-pikir, ternyata prinsip orang jualan dipasar tradisional masih berlaku juga di dunia online, kadang di pasar tradisional, ada lapak di depan trotoar yang ambil barang dari lapak di dalam pasar dan dijual lagi dengan ambil untung beberapa persen, dan biasanya tetap laku juga. Begitu juga di dunia online, meski ada fitur sort berdasar harga, toh tetap aja ada barang yg terjual meski sebenarnya bukan paling murah di tokopedia dan bahkan ambil barang juga dari tokopedia.

Sebagai tambahan info, selama 2 minggu ini, akun tokopedia tidak sama sekali di promote. Sekilas info, free promote adalah fitur dari tokopedia dimana kita bisa promote produk kita setiap jam. Fitur ini hanya bisa promote 1 produk untuk tiap jam. Dan supaya bisa promote 24 jam tanpa kelupaan, banyak yang pake jasa bot supaya autopromo tokopedia 24 jam. Bisa dicek cara kerjanya di sini

Pengertian Dropship

Bagi yang belum ngerti apa itu dropshipping atau dropshipper, gambar dibawah ini menjelaskan apa itu model bisnis dropshipping sedangkan orang yang menjalankan disebut dropshipper.

dropshipper-model

Jadi, dropshipping itu mirip sales, bedanya kita jualan barang orang pake nama toko kita dan sebaiknya minta ijin dulu ke suplier nya, kadang ada suplier yang kasih harga diskon buat dropshiper. Atau mungkin lebih mirip system konsinyasi, dimana orang nitip barang ke toko kita, hanya saja ini model bisnis online.

Selain dijual lagi di tokopedia, seorang dropshipper bisa juga menjual ke marketplace lain. Dan yang paling umum, ambil barang di tokopedia, dan dijual ke Bukalapak atau Shopee. Bagi yang ingin mentarget pasar yang lebih luas, bisa dijual lagi ke Facebook atau Instagram, karena saat ini masih banyak orang yang belum biasa beli barang online di marketplace tapi hampir semua orang pasti punya akun Facebook.

Oiya untuk memudahkan kita mencari barang yang akan dijual, dan kemudian upload ke tokopedia secara masal, saya menggunakan sebuah software tokopedia uploader , tools ini buatan sendiri. Next saya akan review tools saya ini di post selanjutnya, dan juga akan saya buat beberapa toko lain di Tokopedia maupun Bukalapak dan juga Shopee.

Happy dropshipping 🙂